Tiba di akhir zaman, kita akan kedatangan salah seorang yang paling berperanan penting bagi umat Islam. Dialah Imam Mahdi. Ini “TANDA-TANDANYA”..Allahuakbar !!!

Tiba di akhir zaman, kita akan kedatangan salah seorang yang paling berperan penting bagi umat Islam. Dialah Imam Mahdi. Dia yang akan memimpin umat Islam pada jalan kebenaran dan keselamatan. Dia akan berjuang bersama Nabi Isa yang turun kembali ke bumi untuk membunuh Dajjal.

Hanya saja, kapan itu terjadi, kita belum mengetahuinya. Meski begitu, kita akan mengetahui dari tanda-tandanya. Ya, akan ada tanda-tanda khusus yang menunjukkan bahwa Imam Mahdi telah hadir di tengah-tengah kita. Lalu apa sajakah indikasi kedatangan Imam Mahdi?

Dalam sebuah hadis Nabi ﷺ memberikan gambaran umum indikasi kedatangan Imam Mahdi. Ia akan diutus ke muka bumi bilamana perselisihan antar-manusia telah menggejala hebat dan banyak gempa-gempa terjadi. Dan kedua fenomena sosial dan fenomena alam ini telah menjadi semarak di berbagai negeri dewasa ini.

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman,” (HR. Ahmad 10898).

Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa kedatangan Imam Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting.

Pertama, perselisihan berkepanjangan sesudah kematian seorang pemimpin.

Kedua, dibai’atnya seorang lelaki (Imam Mahdi) oleh 313 pemuda Makkah di depan Ka’bah.

Ketiga, terbenamnya pasukan yang ditugaskan untuk menangkap Imam Mahdi dan orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan seluruh pasukan itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan kepada penguasa zalim yang memberikan mereka perintah untuk menangkap Imam Mahdi.

 

“Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah,” (HR. Abu Dawud 3737)

Kredit: http://blogshah.com/allahu-akbar-imam-mahdi-telah-datang-ini-tanda-tandanya/

******

SETERUSNYA…

ORANG YANG MENINGGAL DUNIA MENYESAL TIDAK LAKUKAN HAL INI SEMASA HIDUP DI DUNIA

Akan datang suatu masa dimana kita akan merindukan saat-saat ini, saat-saat dimana orang yang telah menemui ajalanya merindukan nafasnya kembali, berharap jantungnya berdetak lagi, berharap nadinya berdenyut lagi. Karena kelak hampir semuanya meminta dan berangan-angan kembali lagi ke dunia.

Kita yang masih di dunia, maka mari kita manfaatkan sebaik-baiknya dunia sebagai ladang akhirat (terutama diri kami pribadi), karena kelak hampir semuanya meminta dan berangan-angan kembali lagi ke dunia.

Sungguh sangatlah banyak ayat al Qur an yang menjelaskan tentang orang orang yang menyesal setelah meninggal. Mereka yang menyesal itu minta dikembalikan ke dunia. Kenapa? Yaitu karena setelah meninggal baru mereka yakin bahwa apa yang mereka lalaikan dahulu di dunia sangatlah buruk akibatnya. Untuk apa minta dikebalikan ke dunia? Yaitu untuk menebus kelalaian mereka dahulu dalam beramal.

“Hingga apabila telah datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku beramal shalih terhadap yang telah aku tinggalkan.” (QS. Al Mukminun: 99-100)

“Yaa Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (kedunia) niscaya kami akan mengerjakan amal shalih. Sungguh kami adalah orang orang yang yakin.” (QS. As Sajdah: 12)

Diantara amalan yang diinginkan orang orang yang telah meninggal dan menyesal tersebut, dijelaskan Allah dan Rasul-Nya sebagai berikut :

1. Agar Bisa Bersedekah.

Orang orang yang telah meninggal berharap kematiannya ditangguhkan walau sesaat, karena ingin membelanjakan harta yang dia tinggalkan di dunia untuk disedekahkan. Padahal waktu masih berada di dunia dia tidaklah termasuk orang yang suka bersedekah.

Allah menjelaskan tentang angan angan mereka itu sebagaimana firman-Nya : “Maka dia berkata (menyesali) Ya Rabbku sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian) ku sedikit waktu lagi maka aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang orang yang shalih.” (QS al Munafiqun : 10)

Setelah meninggal, mereka baru yakin bahwa sedekah akan memadamkan murka Allah. Rasulullah bersabda: “Sedekah secara diam diam akan memadamkan murka Allah” (HR. ath Thabrani)

Dan mereka baru yakin dan paham makna firman Allah dalam surat al Baqarah ayat 261 : “Perumpamaan orang orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setip tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Mahaluas, Maha mengetahui.”

Kenapa dia tidak mengatakan,
“Maka aku dapat melaksanakan umroh” atau
“Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa” dll?

Berkata para ulama, Tidaklah seorang mayit menyebutkan “sedekah” kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal. Apalagi harta yang disedekahkan di jalan Allah akan dinilai sebagai pahala jariyah yang akan terus mengalir walaupun sudah mati. Dan orang yang mati akan bisa melihat pahala yang ia peroleh dari sedekah jariyahnya. Sehingga ia menyesal kenapa dulu ia sangat sedikit sekali bersedekah jariyah sehingga pahala yang diperolehnya pun sedikit.

Dan, bersedekah-lah atas nama orang-orang yang sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mereka sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya ada seseorang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian dia mengatakan,

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ibuku tiba-tiba saja meninggal dunia dan tidak sempat menyampaikan wasiat padaku. Seandainya dia ingin menyampaikan wasiat, pasti dia akan mewasiatkan agar bersedekah untuknya. Apakah Ibuku akan mendapat pahala jika aku bersedekah untuknya? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya”. (HR. Bukhari & Muslim)

2. Agar Boleh solat Dua Rakaat.

Orang orang yang melalaikan shalat dan membawa dosa kealam kuburnya maka dia berangan angan agar bisa kembali kedunia untuk melaksanakan shalat meskipun hanya dua rakaat.

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah pernah melalui sebuah kuburan dan bertanya : Kuburan siapa ini ? Kata para sahabat : Ini kuburan si Fulan, maka beliau bersabda : “Shalat dua rakaat lebih ia sukai dari apa yang tersisa dari dunia kalian.” (H.R ath Thabrani)

Dalam riwayat lain disebutkan : “Dua rakaat ringan yang kalian remehkan dan kalian anggap sunnah, yang dapat menambah amal orang ini, lebih dia cintai dari apa yang tersisa dari dunia kalian.” (H.R Ibnul Mubarak, dishahihkan Syaikh al Albani)

Sungguh penghuni kubur itu telah menyaksikan dalam kuburnya betapa besar pahala yang Allah sediakan bagi mereka yang melakukan shalat. Rasulullah bersabda : “Shalat adalah ibadah terbaik yang diperintahkan. Maka barangsiapa mampu memperbanyak shalat hendaklah ia memperbanyaknya.” (HR. ath Thabrani)

3. Orang yang Mati Syahid di Jalan Allah

Dari Anas bin Malik radliallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: “Tidak seorangpun yang masuk surga namun dia suka untuk kembali ke dunia padahal dia hanya mempunyai sedikit harta di bumi, kecuali orang yang mati syahid. Dia berangan-angan untuk kembali ke dunia kemudian berperang lalu terbunuh hingga sepuluh kali karena dia melihat keistimewaan karamah (mati syahid).”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang yg mati syahid mendapatkan enam hal di sisi Allah: Diampuni dosa-dosanya sejak pertama kali darahnya mengalir, diperlihatkan kedudukannya di surga, diselamatkan dari siksa kubur, dibebaskan dari ketakutan yg besar, dihiasi dgn perhiasan iman, dikawinkan dgn bidadari & dapat memberikan syafaat kepada tujuh puluh orang kerabatnya.” (HR. Ibnu Majah)

Salah satu sebab orang yang mati syahid ingin kembali ke dunia supaya mati syahid lagi adalah karena ia tidak merasakan sakit saat nyawanya dicabut. Sebagaimana dalam hadits Rasulullah, “Orang yang mati syahid itu tidak merasakan (kesakitan) pembunuhan kecuali sebagaimana seorang diantara kalian merasakan (sakitnya) cubitan.” (HR. Ahmad)

4. Agar Bisa Lebih Banyak Beramal Soleh

Mereka meminta agar dikembalikan ke dunia supaya bisa melakukan amal shaleh. Amal shaleh, cakupannya sangat luas, seperti mengerjakan shalat, membayar zakat, menunaikan haji dan lainnya. Juga mengurangi perbuatan maksiat yang hanya menumpuk dosa di akhirat.

Permintaan mereka itu sebagaimana Firman Allah Azza wa Jalla di atas (as-Sajdah/32:12), dan ayat-ayat yang lainnya, seperti firman Allah :

وَأَنْذِرِ النَّاسَ يَوْمَ يَأْتِيهِمُ الْعَذَابُ فَيَقُولُ الَّذِينَ ظَلَمُوا رَبَّنَا أَخِّرْنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ نُجِبْ دَعْوَتَكَ وَنَتَّبِعِ الرُّسُلَ

Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) adzab datang kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zhalim, “Ya Rabb kami, kembalikanlah kami meskipun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan-Mu dan mengikuti rasul-rasul”. (QS. Ibrahim: 44)

Dalam ayat yang lain, Allah Azza wa Jalla juga berfirman; Dan mereka berteriak didalam neraka itu, “Ya Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan melakukan amal saleh berbeda dengan yang telah kami kerjakan” (QS. Fathir: 37)

Dan masih banyak ayat yang lainnya yang menunjukkan permintaan mereka untuk dikembalikan ke dunia agar mereka bisa beramal shaleh. Jadi intinya adalah bahwa puncak angan angan orang orang yang berdosa adalah berharap umurnya diperpanjang agar ia bisa menambah amal baiknya dan mengejar apa yang telah dia lalaikan dahulu waktu masih berada di dunia.

Inilah sebagian penyesalan manusia di alam kubur. Lalu bagaimana dengan kita yang belum sampai kealam kubur dan masih berada di dunia. Tentu sangatlah baik jika kita tidak lalai terhadap amal amal yang telah disyariat agar tidak rugi dan menyesal nanti. Insya Allah bermanfaat bagi kita semua. Wallahu A’lam.

kredit: blogshah

Link: http://blogshah.com/orang-mati-sampai-minta-dihidupkan-lagi-demi-bisa-lakukan-4-amalan-ini/

 

Sudah Baca, Klik Like Dan Komen Dibawah Jika Tulisan Ini Bermanfaat. TQ – IslamItuindah

(Visited 338 times, 1 visits today)

Add Comment